Malam itu, suasana di pulau pribadi Miguel begitu hening, hanya terdengar deburan ombak yang menyentuh bibir pantai dan semilir angin yang mengelus dedaunan kelapa di sekitar. Cahaya bulan menerangi langit malam, menciptakan bayangan lembut di atas pasir putih yang masih hangat. Miguel dan Olivia duduk berdua di balkon vila, menikmati panorama langit malam yang luas dan penuh bintang, seolah seluruh alam semesta sedang menyaksikan mereka. Setelah seharian menghabiskan waktu bersama, mereka masih duduk saling berdekatan, larut dalam keheningan yang justru terasa hangat. Tidak perlu kata-kata untuk menggambarkan betapa mendalam perasaan mereka saat itu. Setiap tatapan dan sentuhan ringan mereka berbicara lebih banyak dari seribu kalimat. Miguel mengulurkan tangannya, menyentuh lembut

