Jam dinding sudah menunjukkan pukul sebelas malam. Di sebuah kamar, Andre masih sibuk berbincang ringan dengan kekasihnya lewat panggilan vidio. Hampir satu jam, Andre melakukan panggilan tersebut bersama Alesha. “Sayang, dua minggu lagi aku akan melaksanakan tes kepolisian. Doakan A’a-mu ini lulus ya,” ucap Andre seraya mengerlingkan matanya. “A’a ... A’a ... aku tuh lebih tua dari kamu beberapa bulan, tahu.” Alesha mencebik. “Tetap Aa dong, ‘kan calon suami,” goda Andre. “Ya deh, A’a ....” Alesha memonyongkan bibirnya pertanda meledek Andre. “Sayang ... mama dan papa minta kamu untuk datang ke rumah aku.” “Buat apa?” “Buat kenalan lah ... masa mereka nggak kenal sama calon menantunya.” Alesha seketika terkekeh, “Memangnya aku mau jadi menantu mereka?” “Harus mau dong.” “Kalau

