Yang Tak Sempurna

1157 Kata

Kutunggu dirinya yang sepertinya sedang kesulitan, untuk mengungkapkan apa yang ingin di ucapkan bibirnya itu. “Aku...” Lagi, Dewa malah mengambil jeda pada kalimatnya itu. Membuatku semakin tak sabar saja. “Aku...” “Apa Dewa? Apa yang harus aku tau?” “Ehmm... aku- aku... bukan pria yang bisa puasin hasrat itu...” Ungkapnya, Dan hilanglah semua kataku, setelah kumendengar apa yang diucapkannya itu. Padahal jelas aku tahu bagaimana kondisinya, tapi malah meminta, bahkan menuntut untuk inginkan hal ‘itu’ darinya. “Aku memang bisa merasa tergoda, bahkan nafsuku masih ada seperti pria normal lainnya, tapi di bawah sana...” Aku langsung menatap apa yang saat ini sedang kududuki, tengah terhimpit oleh tubuhku yang masih betah untuk berada di atas pangkuannya saat ini. “Hasil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN