96. Happiness is ready on the table

1455 Kata

"Sudah jangan malah jadi ngeledek Aldric, Khav. Kamu sendiri mau ngomong apa?" Khavi terkekeh sementara Febby menggelengkan kepalanya. Khavi menoleh menatap Febby yang ada disebelahnya itu kemudian mengalihkan pandangannya menatap kedua orang tuanya sambil berucap, "Aku mau ajak mama sama papa makan malem barengan keluarga Febby. Aku sama Febby mau bahas soal rencana pernikahan kami nanti ke mama dan papa." Khavi menjawab sambil meletakkan tangannya di lutut Febby yang duduk disebelahnya di akhir kalimatnya. "Kamu udah ajak keluarganya, Febby?" Febby yang sedari tadi diam pun buka suara menjawab pertanyaan Lukman barusan, "Tadi Khavi udah ngomong sama Papa dan Mama aku, Om. Papa dan Mama enggak keberatan." Lukman menganggukkan kepalanya, "Kalau gitu Om dan Tante juga enggak keberatan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN