Tentang Mereka Berdua

1329 Kata

"Kamu gak bilang mau ke sini." Hanafi tersenyum kecil. Matanya menatap Eshal dengan penuh arti, seperti ada sesuatu yang ingin ia sampaikan tanpa kata-kata. Kalau ia bilang sebelumnya, Eshal pasti akan melarangnya, pasti akan mencari alasan agar ia tidak perlu repot-repot terbang jauh-jauh hanya untuk menghadiri momen ini. Padahal bagi Hanafi, perjalanan ini bukanlah suatu kerepotan, melainkan keinginannya sendiri. Ia ingin berada di sini, ingin melihat langsung bagaimana Eshal menyelesaikan salah satu tahap terpenting dalam hidupnya. Ia ingin menjadi bagian dari kebahagiaan itu. "Aku mau kasih kejutan," ucap Hanafi akhirnya, suaranya lembut tapi tetap mantap. Eshal masih terdiam, matanya menatap buket bunga besar yang masih ia genggam. Wangi bunga itu begitu kuat, bercampur dengan arom

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN