Bab 17a

1039 Kata

---POV Fahira--- Begitu dosen menutup perkuliahan, aku tak memedulikan teman-teman yang masih sibuk konsultasi dan bertanya ini-itu. Aku langsung meninggalkan ruang kelas. Pikiranku satu. Aku harus bertemu dengan Mas Bayu sebelum ia meninggalkan Indonesia. Aku memang b*doh. Hatiku plin-plan. Kadang ingin menyudahi hubungan ini, namun tak mudah menghilangkan rasa sayangku pada pria yang pertama kali mengisi hatiku itu. Benci dan cinta nyatanya seperti tak berbatas. Meski aku tahu dia sudah berkhianat, kenapa hatiku masih sulit mengurai ikatan dengan Mas Bayu? Sepanjang perjalanan dari kampus hingga stasiun, hatiku dipenuhi oleh kebimbangan. Apakah aku akan melepas atau menahannya. Hari belum terlalu sore. Tandanya para pekerja kantoran yang pergi dengan kereta belum pulang, sehingga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN