---POV Author--- Papa Bayu sudah dipindahkan ke ruang perawatan. Ayah dan Ibu Fahira sudah pamit kembali ke Yogya setelah memastikan kondisi kesehatan besannya sudah mulai stabil. Meskipun ada amarah yang tersimpan, rasa kemanusiaan mengalahkan semua itu. Di sudut ruangan, Faisal masih menatap dengan sorot ketidaksukaan pada Nabila, wanita yang telah melukai Fahira, sang pujaan hatinya. Enggan rasanya mendekati bibinya yang tengah duduk di sebelah Nabila. Nabila yang sedang menghibur mama mertuanya, di mata Faisal tampak seperti duri penghancur kebahagiaan Fahira. Ingin rasanya dia berkata kasar dan mengusir wanita itu dari ruang perawatan pamannya. Tapi, dia bisa apa. Bahkan, dia bukan siapa-siapa kecuali hanya saudara jauh. Berada di tempat ini pun hanya kebetulan karena tadi bertand

