Hari berganti minggu. Aku tak juga menemukan di mana Fahira berada. Percuma aku susuri mall atau pusat perbelanjaan, karena dia tak mungkin ada di sana. Mertua dan kakak iparku pun enggan mengangkat teleponku. Bahkan membalas pesan singkatku pun tidak mau. Di medsos pun aku tidak mendapatkan jejaknya. Fahira seperti hilang di telan bumi. Sementara dengan Nabila hubunganku pun tidak berjalan mulus. Aku sudah tak lagi terobsesi seperti dulu. Bahkan, aku tak pernah punya hasrat mendekatinya. Aku hanya fokus mencarikan dia pekerjaan agar dia tidak terlalu tergantung padaku. Tentang uang bulanan. Aku masih mentransfer uang buat Fahira meskipun dia meninggalkan ATM dan buku tabungannya. Aku harap dia masih menggunakan internet banking atau mobile banking di ponselnya, meski aku juga tak yaki

