Elisio membuang napasnya dengan panjang, dia paham jika sifat keras kepada Aric dan Morgan sama sekali tidak akan pernah membuat mereka mundur jika tidak segera di ambilkan jalan keluarnya. Kedua orang pria itu akan tetap bertahan dengan keinginan mereka sampai salah satu di antara mereka mengalah. Namun mustahil akan ada yang mau mengalah. Elisio Bersedekap dan diam memikirkan sesuatu keputusan yang harus dia ambil untuk meredakan semua masalah yang ada. “Baiklah. Jika salah satu di antara kalian tidak ada yang mau mengalah. Kita duel untuk mengambil jalan keluarnya. Jika Aric kalah, Aric harus mengakui Calla adiknya. Dan jika Morgan kalah, Morgan harus mengizinkan Aric mendekati Calla.” Kata Elisio yang akhirnya mengambil keputusan. Mante tersenyum lebar saling lirik dengan Halu, ka

