BAB 73: Terbaik dan Terburuk

1713 Kata

Mata Vanka berlinangan air mata di penuhi ke putus asaan, “Aku hanya butuh tanda tangan Theodor. Mengakulah jika kau mabuk dan memperkos*ku, aku harus menjadi korban pemerkos*an agar bisa menggugurkan kandunganku. Aku tidak akan menuntutmu ke jalur hukum Theodor.” Mata Theodor terbelalak tidak percaya dengan apa yang sudah di dengarnya. Rahang Theodor mengeras merasakan sepercik kemarahan yang tersulut. “Apa kau gila?. Aku yang akan memiliki catatan hitam di kepolisian!. Catatan hitam itu akan menjadi aib terburuk sepanjang hidupku.” Jawab Theodor dengan nada yang tinggi. “Pemerkosa*n adalah tindakan kriminal paling menjijikan Vanka!. Kenapa kau masih berpikiran egois setelah kau hancur seperti itu?.” Teriak Theodor tidak dapat mengontrol emosinya. Vanka tertunduk menenkan bibirnya, “Ak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN