BAB 74: Merelakan

1902 Kata

Hujan malam itu semakin deras dan terasa sangat dingin, Aric dan Calla berlari memasuki rumah sakit tempat di larikannya Crisan untuk mendapatkan pertolongan. Dalam kesunyian yang ada, Aric dan Calla melihat keberadaan Theodor yang kini tengah terduduk dan menangis di temani beberapa assistantnya. Aric semakin mempercepat langkahnya, sementara Calla terdiam di tempatnya, kakinya terasa sangat lemas untuk bergerak. Menyadari kedatangan Aric, Theodor segera berdiri dan memeluk sahabatnya itu dengan erat. Mereka sedikit berbicara membicarakan apa yang terjadi kepada Crisan karena keadaan Crisan mala mini tiba-tiba menjadi buruk. Calla terpaku mendengarkan suara hujan deras dan angin yang berhembus mendorong kesedihan yang di rasakan semua orang menjadi semakin kuat.  Beberapa dokter data

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN