Jam di dinding bergerak terasa sangat begitu lambat, malam terasa sangat sunyi dan hampa. Theodor duduk di sofa memeluk lututnya, beberapa kali Calla memberikan pria itu minum, Calla masih duduk di samping Theodor dan menunggunya. Gadis itu tidak banyak bicara karena dia tahu bahwa Theodor tidak membutuhkan kata-kata lagi, yang dia butuhkan adalah mengontrol dirinya sendiri untuk bersedih secukupnya, merasa kehilangan secukupnya dan takut secukupnya. Kepala Theodor terjatuh perlahan di pundak Calla, pria itu menatap photo Crisan yang berada di antara banyak bunga-bunga. Theodor terlihat sangat lelah melewati waktunya, tubuhnya sudah tidak bertenaga lagi. Dia menolak berbicara dengan siapapun, Theodor hanya ingin diam dan merenung. Peti Crisan di letakan di depan bunga-bunga, Crisan ta

