47.Apartemen

1675 Kata

Ayaz menekan paswoard apartemennya dengan terburu buru ia mengedarkan pandangannya mencari istrinya dan mendapati sosok itu tengah menyusun barang barangnya masuk kedalam koper Ayaz menatap dengan terkejut ia dengan cepat menarik koper itu dan menaruhnya kembali kedalam lemari. "Apa yang kamu lakukan??" "Apa mas belum cukup jelas, Mbak Lila meminta Mas bertanggung jawab!" Ayaz memijit pelipisnya. "Demi Tuhan Sabrina, aku tidak akan menceraikanmu sampai kapan pun!" Desah Ayaz prustasi sambil menarik Sabrina kedalam pelukannya. "Kenapa? Kenapa Mas, dulu kamu ingin kita bercerai sekarang kenapa kamu menghalanginya ayo kita akhiri saja semua ini aku sudah lelah Mas, bagaimana Mbak Lila?" "Karena aku mencintaimu!" "Bohongg," ucap Sabrina sambil menangis di dalam pelukan Ayaz. "Aku mencin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN