32.Perdana.

1842 Kata

Ayaz mengecup kening Sabrina lembut sambil mengucapkan basmallah ini yang pertama kali untuknya dan pastinya juga untuk Sabrina. Ayaz membuka kerudung Sabrina perlahan lahan dengan sikap lemah lembut ia ingin membuat Sabrina rileks dan tidak merasa canggung melakukannya bersama Ayaz. Kerudung Sabrina terjatuh menyisakan wajah ayu Sabrina yang jelas sudah Semerah tomat, Sabrina terus menunduk malu dihadapan Ayaz, membuat Ayaz tidak leluasa memandang wajah cantik itu, wajah putih bersih akibat kebiasaannya yang tidak lupa melakukan kewajiban, serta mata indahnya, bulu mata lentiknya, bibir merah mudanya, Ayaz mengangkat tangannya mengusap pipi Sabrina membuat gadis dua puluh dua tahun itu semangkin menunduk malu malu, tangannya tidak berhenti meremas satu sama lain, Ayaz melepas ikatan rambu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN