Kalila tidak berhenti meminum minuman alkohol yang berada di meja bartender. Ia berusaha melampiaskan amarahnya mengingat Ayaz tengah membohonginya ia terus menenggak minumannya hingga Kalila mulai tertawa dan menangis sendiri sambil berbicara hal hal yang mengganggu pikirannya. Teman Kalila yang memang seorang pelayan club tersebut sudah menghubungi seseorang untuk membawa Kalila pergi dari tempat ini. Ia merasa khawatir, karena banyak pria yang bisa saja memanfaatkan wanita yang setengah sadar seperti Kalila. Kalila meraih gelasnya kembali hendak menenggak kembali minuman yang kesekian kalinya sampai sebuah tangan menghentikan gerakannya. "Jangan merusak hidupmu sendiri, pliess?" Ucap seseorang yang datang mendekat lalu duduk disamping Kalila. "Ngapain loe disini hahh! Gak usah sok ped

