36.Sandiwara.

1345 Kata

Ayaz menutup pintu apartemennya dan langsung berlalu masuk kedalam kamar. Ia melihat Sabrina tengah berbaring membelakanginya. Ayaz mendekati Sabrina ia ikut naik keatas ranjang memeluk Sabrina dari belakang. Ayas mencium kepala Sabrina yang tidak tertutup kerudung membuat rambut panjangnya tergerai di bantal. Ayaz merapatkan tubuhnya, melingkarkan tangannya pada perut Sabrina. "Maafkan aku?" Bisik Ayaz sembari mencium kepala Sabrina tanpa henti. Menghirup wangi rambut istrinya. Sabrina memegang tangan Ayaz yang sedang memeluknya membuat Ayaz mengangkat tubuhnya setengah berbaring sambil memandang Sabrina yang juga memandangnya. "Belum tidur?" Sabrina menggelengkan kepalanya. Tampak sekali wajah Sabrina seperti habis menangis membuat Ayaz merasa bersalah ia mengusap sisa air mata Sabrin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN