45.Rasa Takut

1562 Kata

Satu bulan berlalu semenjak kejadian laknat itu membuat Ayaz sedikit lega karena Kalila benar benar tidak mengganggunya. Ucapan wanita itu juga bisa di pegang karena tidak mengatakan hal gila itu kepada Sabrina membuat Ayaz sedikit melupakan kecerobohannya. Ayaz keluar dari ruangan rapat dan berjalan bersama Daniel sambil membahas proyek baru mereka. Daniel berbelok masuk keruangannya sementara Ayaz masuk ke dalam ruangannya yang tidak jauh dari ruangan Daniel. Ayaz dikejutkan oleh Kalila yang tengah duduk manis di sofa ruangannya memandangnya dengan senyum semanis mungkin. Kandungan Kalila yang hampir tiga bulan masih terlihat rata tidak menunjukkan bahwa wanita tersebut dalam keadaan hamil. Ayaz menatapnya sinis lalu berjalan menuju meja kerjanya meletakkan barang barang nya. Ia menekan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN