53.Menetap Di Bogor

1830 Kata

Pukul sepuluh malam Sabrina dan Vera serta Adri tiba di kediaman orang tua kandung Sabrina tepatnya di kota Bogor. Sabrina masuk ke dalam kamar orang tuanya lalu memeluk pigura foto yang ada diatas nakas. Meskipun Sabrina baru mengetahui tempat ini tapi ia cukup berterimakasih kepada orang yang telah merawat semua peninggalan orang tuanya. Rasa rindu terhadap orang tuanya semangkin membuat hati Sabrina sakit. Ia terduduk di kepala ranjang meresapi rasa yang membuatnya semangkin lemah. Ia merindukan Ayaz suaminya tapi ia juga tidak bisa egois karena sejatinya ia sudah membagi kehidupan rumah tangganya bersama sepupunya sendiri. Sabrina mengerjabkan matanya menahan buliran air matanya memandang sepasang pria dan wanita pada foto dalam genggamannya. Ia meraba wajah kedua orang tuanya. Sabrina

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN