Perjalanan menuju ‘The City of Love’, 1958 Seorang petugas yang berjaga pagi itu menyusuri lorong yang mulai terang karena cahaya matahari yang menembus masuk melalui ventilasi udaranya. Langkah petugas itu kemudian berhenti di ujung lorong, persis di depan sel Richard. Tak lama kemudian Richard mendengar suara dentingan kunci dan besi yang digeser terbuka. Saat itulah Richard terbangun dari tidur singkatnya. Matanya masih terasa berat ketika ia melihat petugas berseragam lengkap yang berdiri menjulang di hadapannya dan memintanya untuk keluar dari sana. “Apa?” Richard tidak begitu yakin apa yang didengarnya, jadi ia meminta petugas itu untuk mengulanginya lagi. “Kau mendengarnya, kau bebas. Kapten Frederick sudah menunggumu di depan.” “Bagaimana dengan teman-temanku?” “Mereka juga s

