Kali ini, lidah Manika berdecak, ketika harus melihat Nares, Sam juga sang suami yang kini duduk bertiga dengan akrab di taman. Sementara dirinya sendiri, kini berada di balkon lantai dua bersama sang menantu kesayangan. Siapa lagi kalau bukan Jin. “Kami, rencananya mau nginap di rumah Mami malam ini,” celetuk Jin memberi senyum lebarnya pada Manika. “Kamu sama Sam?” hela Manika yang masih saja memandang ke bawah sana. Melihat bagaimana perawakan Nares, memang sungguh mengingatkan Manika dengan Sam ketika masih kecil. Hanya saja, surai yang dimiliki Sam berwarna hitam legam, sedangkan Nares sedikit kemerahan. Manika menebak, satu hal tersebut adalah turunan dari Eleanor yang memang memiliki darah campuran. “Sama Nares juga.” Jin melipat bibirnya dalam-dalam. Menunggu bagaimana respon Ma

