Jingga menarik Sam menjauh dari teras belakang. Di mana seluruh keluarganya kini tengah berkumpul di sana untuk menghabiskan hari libur dengan bercengkrama. Mengakrabkan diri untuk melakukan quality time, setelah seminggu berada dalam kesibukan masing-masing. “Ayo pulang,” desis Jin memelankan suaranya. Terus memaksakan senyum palsunya, dengan manik yang tetap awas tertuju pada keluarganya. Jin hanya ingin berjaga-jaga, agar pembicaraan mereka tidak akan didengar oleh orang tuanya. Apalagi pelayan yang bekerja di rumah. Sam menggeleng dan terus saja bersorak gembira di dalam hati. “Jarang-jarang aku bisa ke sini. Mumpung libur dan aku ada waktu, jadi bisa sekalian mengakrabkan diri sama keluargamu.” “Yang libur itu kamu, bukan aku,” sanggah Jin yang sudah sangat jengah dengan sikap aji

