Wangi citrus yang segar, langsung merasuk ke dalam indera penciuman Sam, ketika ia membuka pintu kamar yang warnanya berbeda dari ruangan yang sudah dilewatinya. Kamar dengan d******i warna jingga, sesuai dengan nama sang pemilik yang sedari tadi tidak memberinya senyum sama sekali. Sudah sebulan Sam menjadi suami Jin, tapi baru kali ini ia memasuki kamar istrinya tersebut. Sebelum menikah, Sam pun terhitung hanya dua kali pergi ke rumah Jin. Itu pun, ketika dirinya menjemput Jin untuk fitting baju baju pengantin dan membeli cincin untuk pernikahan keduanya. “Kamu tidur di sofa,” titah Jin ketika baru saja menghempaskan tubuhnya pada ranjang yang sudah lama tidak ditidurinya. Sam tidak menghiraukan kalimat yang baru saja diucapkan istrinya. Ia terus saja berjalan untuk mengamati tiap l

