BAB 35. Hati yang Terluka

1328 Kata

Gladys menghela nafas guna menenangkan diri sebelum mengetuk ruang kerja Rendy, satu keputusan sudah dia buat walaupun dia sendiri tidak yakin apakah dia bisa melakukannya atau tidak. “Ren, ini tehnya,” ucap Gladys mencoba tenang. “Jadi, kamu akan membantu aku dekat dengan Anggreni lagi?” tanya Rendy yang sepertinya sudah menebak isi pikiran Gladys. Wanita itu tidak langsung menjawab, dia memilih untuk duduk di hadapan Rendy, mengambil foto pernikahan keduanya yang terpajang di atas meja kerja Rendy. “Jangan berpikir aku memiliki rasa, itu hanya formalitas, kamu tau persis kalau rekan kerja aku sering datang, aku hanya ingin menunjukkan pada mereka kalau kehidupanku sempurna, nama Adelio tidak boleh tercoreng,” tuturnya tanpa memikirkan perasaan wanita di hadapannya. “Lalu mengapa kamu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN