Rumah keluarga Faresta tengah ramai dengan tamu, setelah persiapan yang seadanya, Faresta akhirnya mengadakan syukuran untuk hadirnya calon anggota baru dalam keluarga mereka. Siapapun terkejut mendengar kabar tersebut, semua orang berpikir undangan tersebut untuk kehadiran cucu pertama mereka. “Selamat Pak Faresta. Sungguh, saya tidak menyangka kalau anda akan diberi anugerah lagi,” ucap salah satu rekan kerja pria paruh baya itu, Faresta tersenyum. “Tidak ada yang bisa menebak rencana-Nya,” balasnya. “Pa,” panggil Anggreni. “Pasti Greni masih gak menyangka ya, udah nikah malah akan punya adik lagi,” tebak pria yang Anggreni ingat namanya Albara, rekan bisnis pertama Faresta, pria yang banyak membantu papanya dulu. “Iya Paman, tetapi Anggreni bersyukur banget. Kayak, Tuhan itu tau a

