44. Masa Tenggang Dalam Sepekan

2633 Kata

 Kemarin malam memang hujan, siang ini hujan lagi. Tiga hari yang selalu mendung membawa sumber rejeki bagi Naina, tetapi hatinya ikut mendung. Bayangkan saja dia sampai tidak sanggup memegang handphone karena kelelahan membuat kue. Jika dihitung perolehannya cukup banyak bahkan lebih banyak dari gaji di restoran. Rika ikut duduk selonjoran di kamar Naina sambil mengipasi wajahnya dengan buku. Handphone Naina berbunyi.  "Na, bunyi," tegur Nurmala.  Naina menoleh malas. Mengangkat tangan dan jatuh dengan sendirinya. "Tangan gue kayak agar-agar cair," katanya lemas.  "Waduh, bakal makan enak terus sebulan ini. Makasih, ya. Enak banget kerja ikut lo," canda Rika.  "Itu bunyi terus kenapa, sih? Jadi sok penting, 'kan gue," lemas Naina.  Membiarkan handphone itu terus berdering karena diri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN