Rama menatap lekat wajah yang perlahan lahan menunduk dan mendekat ke arahnya. "Waaah...ganteng juga Na pacar kamu ini, pinter ya cari yang tampan, kalau tampan tapi tidak mampu...mau bisa muasin, nyenengin pakai apa?" ucap wanita tersebut sembari menatap lekat wajah Rama disana. Saat itu Rama hanya melihat Nana terdiam di tempatnya, seolah ia tengah syok atas apa yang ia alami karena wanita keji itu. "Hei tampan...ingat...esok adalah hari dimana kami akan mengupas habis pacar kamu itu, jadi aku sarankan kamu mengantarnya, jika tidak mau dia kenapa napa, mengerti! dan jika kamu berubah pikiran, dan mau jadi simpanan aku, jangan lupa untuk langsung mencariku." Ucap wanita itu dengan godanya, terlihat begitu santai dan juga tidak malu sama sekali. Rama langsung bisa menebak bahwa gadis i

