Yura tidak tahu bahwa Aditya pandai dalam bermain basket, namun ia tidak menunjukannya pada siapapun, di sekolah yang dahulu, Aditya pun menjadi kapten tim basket sekolahnya, namun karena papanya dan mamanya berpisah, Aditya memilih untuk tinggal bersama dengan mamanya, hingga tempo hari orang suruhan papanya menjemputnya paksa karena sang papa merindukannya. Tepat waktu istirahat siang itu, Aditya sangat santai mengajak Yura menuju ke kantin, di persimpangan cabang jalan, keduanya melihat Rendi disana, segera saja Yura menarik tangan Aditya dan mengajaknya pergi menuju ke area lapangan basket. "Loh Ra...kita mau kemana ini?" tanya Aditya yang benar benar tidak mengerti kemauan gadis yang menarik tangannya dan mengajaknya pergi. Sedangkan Rendi hanya mematung sembari melihat keduanya pe

