Anes terus mendumel tak jelas. Sambil membersihkan pakaiannya yang kotor, ketika dia melihat orang yang didepannya Anes langsung mematung dan terkaget. "Ayah" gumam lirih Anes dan refleks langsung saja memeluk Rendra. "Eh maaf om, gak sengaja" ucap Anes gugup dan langsung melepaskan pelukannya ketika sadar apa yang baru saja dia lakukan. Rendra hanya diam berdiri didepan Anes bahkan menatap Anes tajam. Anes pun yang ditatap seperti itu langsung bergidig ngeri "bisa-bisa gue mati beneran kali ini kalau ditatap seperti ini terus" batin Anes bergidig ngeri. "Siapa kamu?, kenapa bisa ada disini?" Tanya rendra dingin. Glekkk "Maaf om, saya Anestia sahabat putri om dan kedatangan saya kemari saya hanya ingin menemui putri om" ucap Anes. Anes tau kalau ayahnya sudah berubah tapi dia masih

