c h a p t e r 4 2

3003 Kata

“Kamu udah nentuin mau kuliah di mana?” tanya Kak Poppy serius begitu sudah duduk berhadapan dengan Delo di ruang makan. “Udah.” Delo mengangguk. “Apa?” “Teknik sipil. Di Bandung.” Kak Poppy diam. Ada jeda beberapa detik sebelum akhirnya perempuan itu kembali bicara. “Kalau kamu kuliah di Yogya … bisa?” tanya Kak Poppy hati-hati. “Biar Kakak sama Bunda juga bisa sekalian pindah ke Yogya. Di sana kan ada banyak sodara, jadinya ada yang bisa ngurusin Bunda sementara Kakak kerja. Terus kamu juga enggak perlu ngekos biar Bunda bisa setiap hari liat muka kamu. Enggak mungkin kan, setelah Reihan pergi, kamu malah mau jauh-jauhan sama Bunda?” Delo tak langsung menjawab. Cowok itu justru menunduk, sibuk menatap entah apa di tangannya. Kak Poppy menghela napas. “Kakak sebenernya gak mau iku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN