Setelah bebas dari peliknya UN, jadwal Dila jadi sedikit longgar. Meski tetap cewek itu harus pergi ke tempat bimbel untuk persiapan ujian masuk perguruan tinggi negeri nanti, tapi setidaknya Dila bisa sedikit bernapas lega karena beban di pundaknya sudah lumayan berkurang. Sekarang ini hari Minggu, tepat empat hari setelah hari terakhir UN dilaksanakan. Dila duduk termenung di salah satu kafe, mengaduk-ngaduk minumannya dengan tak minat sambil menatap kosong pada hilir mudik orang-orang yang berjalan di depan kafe. Dila janjian bertemu dengan Ina. Setelah dua minggu lebih mereka tidak pernah bicara, akhirnya Dila memutuskan menghubungi Ina untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di antara mereka. Apalagi saat ini UN sudah selesai. Dila tidak punya alasan lagi untuk menunda hal tersebu

