Dia Yang Memilih Pergi

876 Kata

Tony berlari pelan menelusuri lorong rumah sakit. Ia menghentikan langkahnya di depan kamar VIP yang ditempati oleh Cora. Dengan napas yang terengah-engah ia berdiri tepat di depan pintu berwarna putih itu. Setelah mendapat kabar dari ayah Cora, ia langsung mengendarai mobilnya menuju rumah sakit. Cora yang mengalami koma selama tiga bulan, tiba-tiba saja terbangun dari komanya. Kabar itu membuatnya bahagia dan ingin segera menemui wanita yang dicintainya itu. “Doa kami sudah terkabul.” Charista berkata dengan terisak, “Kami masih diberikan kepercayaan oleh Tuhan untuk menjagamu. Mama sangat mencemaskanmu sayang dan Tony tidak pernah berhenti menjengukmu di rumah sakit ini, dia selalu berada disampingmu selama tiga bulan ini.” Charista memeluk erat tubuh putrinya, ia mengelus-elus puncak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN