Bab 26 Mimpi yang Terhempas

1899 Kata

  Dari villa tadi, Awan dan Adel mampir ke rumah sakit untuk memeriksakan kaki Adel, baru setelahnya mereka kembali ke apartemen. Kali ini, Adel tak menolak ketika Awan menawari untuk menggendongnya dari basemen parkir ke lift karena keberadaan orang bayaran kakeknya. Namun, begitu mereka di lift, Adel meronta minta diturunkan. Wanita itu lantas berdiri di sisi lift, mengambil jarak dari Awan. Sepertinya ia masih trauma karena reaksi tubuh Awan tadi pagi. Awan maklum. Begitu Awan masuk ke apartemennya, ia langsung mandi. Namun, ketika Awan masih keramas, ia mendengar suara bel pintu apartemennya. Awan akan mengabaikannya jika bel itu hanya berbunyi sekali. Namun, meski tak ada jawaban pun, bel itu terus berbunyi berkali-kali seperti alarm. Siapa gerangan tamu tanpa akhlak ini? Awan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN