32. EMAK NGOTOT

1968 Kata

"Hallo nyonya Pradipta yang paling cantik," sapa Elang dari seberang sana. Suaranya terdengar ceria, pasti cowok itu sedang tersenyum hingga matanya menyipit. Kana rasanya tidak rela jika harus melepaskan Elang untuk waktu dekat ini. Tapi, bagaimanapun juga Kana harus melakukan itu. "Ada perlu apa Lang?" tanya Kana setelah mengumpulkan udara didalam paru-parunya. Ia menunduk, menatap kakinya. Kana merasa tidak semangat, bukan karena yang menelpon adalah Elang, justru Kana sangat senang jika cowok itu yang menelpon. Tapi, Kana tidak semangat karena dalam kurun waktu dekat ini, ia tidak bisa bersama cowok itu lagi, bahkan mungkin saja tidak bisa bertemu. "Elang bosen di rumah, Kana ada di rumah kan sekarang?" "Iya, ada di rumah," jawab Kana. "terus?" "Elang ke situ ya, boleh kan?"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN