Lahiran

1058 Kata

Hampir dua jam Arnaf melakukan usaha untuk meminta maaf, sudah tak terhitung berapa kali ia mengucapkan kalimat itu. Sekarang, yang terpenting adalah mendapatkan kata maaf dari istrinya. Jam sudah menunjukkan pukul 3 pagi, dan sebentar lagi akan masuk waktu subuh. "Sayang, maaf." "Enggak." "Sayang aku minta maaf, aku ngaku aku salah. Salah banget ma--" "Arghhh--sakit." rintih Alina yang sudah merasa mulas. "Kamu kenapa?" "Sakit mas, aww panggilin dokter." pinta Alina. Keringatnya mulai bercucuran, tangannya sudah sibuk mencengkram erat selimutnya. Arnaf bergegas keluar untuk memanggil dokter, tak lama kemudian dokter serta satu suster datang untuk memeriksa keadaan Alina. Sedangkan Arnaf, lelaki itu tetap berdiri disamping istrinya seraya menunggu hasil pemeriksaan dokter. "Gima

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN