*** Biasanya Aruna pasti diam-diam meninggalkan kafe atau sekalian meminta izin pada Bagus untuk pergi menemui Biru, tetapi sudah beberapa hari ini perempuan itu tidak melakukan apa-apa selain bekerja. Bagus menjadi saksinya. Setiap hari Bagus kini melihat keberadaan Una di kafenya. Hal itu jelas membuat Bagus bahagia. Ia berdoa semoga perjodohan yang sedang Una usahakan hancur berantakan, sehingga ia tak perlu merasa risau kehilangan Una lagi. Seperti beberapa hari ini, setiap jam makan siang tiba, Bagus selalu memberanikan diri mendatangi Una. Ia mengajak Una makan siang bersama. Pernah Una menolak, tetapi Bagus selalu bisa meyakinkannya untuk pergi dengannya. Menurut Bagus, hubungannya dengan Una jauh lebih baik sekarang. Mereka menjadi cukup dekat meski Bagus tahu sekali Una masi

