*** Mata tajam Arsen menatap Aruna penuh ancaman. Beruntung tak lama setelah itu Arsen mengalihkan perhatiannya pada Biru. Lantas merebut bocah itu dari dekapan Opi. Biru yang ketakutan pun tak bisa berbuat apa-apa. Arsen menyadari ketakutan Biru hingga ia merasa sedikit menyesal, tetapi Biru harus tahu kalau ia benar-benar tidak suka pada Aruna. Arsen harap ini terakhir kalinya ia melihat Biru bergaul dengan perempuan itu. Arsen juga berharap ini terakhir kalinya Ilia membawa Una ke rumah ini. “Papa,” lirih Biru karena Arsen hanya memandangnya. Tatapan lelaki itu masih dipenuhi oleh amarah hingga Biru kembali bergetar ketakutan. Bahkan, wajah Biru tampak pucat. Hal itu akhirnya yang membuat Arsen memeluknya, lalu meminta Opi kembali untuk menjaga putranya tercinta. Setelah itu, Ar

