Bella mematut di depan cermin. Ia memperhatikan wajahnya di sana. Celana jeans hitam dan sweater warna ungu muda. Rambut panjangnya ia biarkan tergerai rapi, dilengkapi pita cantik. “Cantik sekali!” puji Bella sembari tersenyum pada dirinya sendiri. Kemudian, ia bergegas melangkah. Memutar handle pintu keluar dari kamarnya. Pintu terbuka dan ternyata Gandi sudah menunggunya. “Kamu sudah siap?” tanya Gandi. “Sudah Om,” jawab Bella malu, sembari menyibakkan rambutnya ke belakang telinga. “Kita berangkat sekarang!” ajak Gandi. Bella berjalan di belakang Gandi. Ia sangat senang karena hanya pergi berdua dengan pria tampan pujaannya itu. Bella terus mengikuti langkah Gandi menuruni tangga hingga sampai ke lantai dasar. “Kalian mau ke mana?” tanya Nyonya Karina yang tengah duduk d

