Part 19 Bella tiba di sekolah. Hari senin, hari dimana harus mengeluarkan energi lebih banyak karena ada upacara bendera. Begitu pun dengan wajah Bella. Tampak kusut dan tidak ada senyum sedikit pun. “Kenapa enggak semangat seperti itu?” tanya Nadia. Semalam mereka tidak sempat berbalas pesan. Sahabatnya itu yakin pasti terjadi sesuatu yang membuat Bella tidak ceria di pagi yang cerah ini. Bella diam. Ia masih menebak-nebak mengapa Om Gandi berangkat lebih pagi. Mungkinkah sengaja menghindarinya, atau memang ada pekerjaan lain, atau dia ingin menjemput Kak Celine. Yang terakhir adalah kemungkinan yang terburuk. “Om Gandi lagi?” tebak Nadia. Bella mengangguk lalu menyandarkan kepalanya di bangku. Rasanya tidak ada tenaga untuk menegakkan lehernya. “Ayo cerita, siapa tahu aku bi

