Nathan menatap sekitarnya, lalu saat melihat wajah Zavier yang tampak sarat akan amarah, ia mendadak seperti tersadar akan sesuatu. "Eh, sori. Apa gue baru saja mengacaukan sesuatu?" tanyanya. "Baru sadar lo?" tanya Antares. "Ya... Gue pikir tadi...." "Tidak," potong Zavier cepat. "Terima kasih karena telah membongkar sebuah kebenaran." "A-aku bahkan nggak tahu siapa Drew yang dimaksud," ujar Rebecca gelagapan. "Sori? Masa sih lo lupa sama Andrew Hardirata, fotografer sekaligus kekasih lo beberapa tahun lalu," ujar Nathan. "Drew yang ngenalin gue sama lo, kok." Muka Rebecca semakin pucat. "Kamu mungkin salah orang." "Nggak mungkin salah orang lah," jawab Nathan cepat. "Meskipun kita cuma bertemu beberapa kali, tapi gue nggak mungkin lupa sama cewek yang foto telanjangnya selalu d

