Zavier merasa ia perlu waktu untuk sendirian. Kabar yang dibawa Rebecca hari ini sungguh sangat mengejutkan. Karena itulah ia sengaja berbohong pada Zia tadi. Dengan alasan ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikannya, Zavier menyendiri di ruang kerjanya. Sejak tadi Zavier terus menatap lembaran hasil usg Rebecca di tangannya. Tak pernah terpikir olehnya hal ini akan terjadi. Calon bayinya dan Rebecca? Rasanya sungguh mustahil. Zavier selalu ingat bahwa tiap kali mereka melakukannya, ia selalu berhati-hati agar tidak terjadi hal-hal seperti ini. Bukannya tidak menginginkan kehadiran anak di antara mereka, tapi Zavier ingin segalanya berjalan sebagaimana semestinya. Anak akan hadir setelah mereka menikah. Bukan sebelum. Tapi mengapa saat Zavier ingin mempercepat rencana penikahan m

