Zia merasa langit baru saja runtuh dan jatuh menimpa dirinya. Jantungnya berdebar sangat cepat, sementara kepalanya mendadak pening. Apa itu yang didengarnya barusan? Anak Zavier dan Rebecca? "Bagaimana bisa?" tanya Zavier. Nadanya sarat akan ketidakpercayaan. "Kita... Aku... Aku selalu menggunakan pengaman. Bagaimana mungkin...." "Kamu melupakan satu malam—" "Aku tidak pernah melakukannya tanpa sadar," potong Zavier. "Dan aku bisa memastikan bahwa aku selalu mengenakan pengaman." Wajah Rebecca kembali dilanda mendung. Kepalanya tertunduk sedih. "Inilah alasannya mengapa aku tidak memberitahumu saat itu. Lelaki memang sangat sulit untuk dimintai pertanggungjawaban. Mereka akan selalu cenderung menolak." Rebecca kemudian mengangkat kepala dan menatap Zavier dengan tatapan penuh rasa kec

