Sore itu, setelah mematikan mesin mobil, Zavier termangu dengan kedua tangan mencengkeram setir. Ia kembali teringat dengan telepon ibu mertuanya saat dirinya masih berada di kantor tadi siang. Ibu mertuanya mengingatkan bahwa Zavier dan Zia belum mengadakan resepsi pernikahan, karena saat akad nikah mereka dulu hanya dihadiri oleh kerabat dekat saja dan bahkan cenderung dibuat tertutup. Jadi tidak banyak yang tahu bahwa mereka sudah menikah. Karena itulah hal tersebut dirasa sangat perlu untuk dilakukan secepatnya dalam waktu dekat. "Jangan sampai Zia keburu hamil lho, Vier. Mami khawatir nanti malah menjadi gosip yang tidak-tidak. Mereka pasti tidak akan percaya kalau kalian menikah sudah bertahun-tahun lalu. Yang mereka pikirkan pastinya hanyalah bahwa Zia menikah karena telah lebih

