Saat selesai menyikat gigi, mencuci muka, tangan, dan kaki, Zia melangkah keluar dari kamar mandi. Tapi begitu tiba di ambang pintu, jantung Zia malah mendadak dibuat berdetak lebih kencang. Karena kini, di atas tempat tidurnya, ada Zavier yang tengah duduk bersandar sambil memainkan smartphone-nya. Oke, sebenarnya ini bukan hal baru. Tapi entah mengapa Zia merasa gugup sendiri karenanya. Mungkin karena beberapa hari belakang telah ia habiskan dengan memusuhi Zavier, sementara malam ini mereka baru saja berbaikan. Jadi terasa agak berbeda dari biasanya. "Hey," Zavier berpaling dari ponselnya dan menatap Zia dengan seulas senyum. "Kok diam saja disitu?" Jantung Zia berdetak lebih kencang lagi dari sebelumnya. Sungguh, Zia sudah cukup sering melihat Zavier melempar senyum padanya. Tapi me

