21b

881 Kata

Setelah selesai mengobrol, Zia diminta bi Inah kembali ke kamar untuk istirahat sementara perempuan itu melanjutkan pekerjaannya. Karena tampaknya bi Inah tidak ingin lagi diganggu, Zia pun akhirnya menurut. Tapi, Zia tidak langsung kembali ke kamarnya. Gadis itu melangkah menuju teras belakang dan langsung menghubungi Carissa via telepon. Ada beberapa hal yang ingin ia tanyakan pada sepupu suaminya itu. Namun bukannya mendapat sambutan baik, Zia malah diomeli oleh Carissa. Perempuan itu sedikit marah pada Zia yang tidak langsung bercerita padanya mengenai kejadian waktu itu. Tapi setelah Zia berkali-kali mengucapkan maaf, Carissa akhirnya melunak. “Dulu Zavier itu buta, makanya mau-mau aja sama perempuan matre kayak si Rebecca,” ucap Carissa setelah reda dari marahnya. “Maunya apa sih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN