21a

1372 Kata

Sore itu saat hendak mengambil minum, Zia menemukan bi Inah tengah sibuk dengan adonan berbau harum di dapur. Penasaran, akhirnya setelah selesai minum, Zia pun melangkah mendekat. “Bikin apa, Bi?” tanya Zia ingin tahu. Biasanya, camilan yang dibuat bi Inah tidak serepot ini. Ada banyak bahan berserakan di meja saat itu. Mana pakai mixer segala lagi. “Kue ulang tahun, Non,” jawab Bi Inah. Perempuan itu menoleh sambil tersenyum pada Zia, lalu kembali fokus ke kuenya. “Siapa yang ulang tahun, Bi?” tanya Zia. Tidak mungkin Zavier, kan, karena ulang tahun pria itu sudah lewat. Bertepatan pula dengan bencana “itu” kemarin. “Mas Bambang ya? Atau Bibi yang ulang tahun?” “Nggak ada yang ulang tahun kok, Non,” jawab Bi Inah. “Apa lagi Bibi. Kalau Bibi mah nggak perlu pake kue segala.” “Loh, t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN