Flo langsung merasa tidak enak dan menetralkan suasana. “Hmm, Mi, bagian Bima biar disatuin sama Flo aja nggak apa-apa. Sayang wadahnya.” “Lho? Kenapa? Orang Mami mau bawain buat keluarganya Bima. Masak nggak boleh?” Gadis itu menjadi semakin tidak enak saja. Namun Bima mengirimkan sinyal pada Flo agar membiarkan. “Hmm, Tan,” panggil Bima yang seketika menoleh. “Maaf belum ngasih tahu sebelumnya tapi saya… yatim piatu. Saya tinggal di apartemen peninggalan Papi saya sendiri.” Begitu mendengar pengakuan Bima, barulah Mami Flo menghentikan kegiatannya dan tampak menyesal. “Maaf ya, Bim. Tanpa sok tahu dan sok kenal sama Bima. Tante nggak maksud bikin Bima sedih,” ucap Mami Flo penuh penyesalan. Bima mendekati Mami Flo dan tersenyum. “Nggak apa-apa, Tante. Bima malah bersyukur karena Ta

