Mata Amanda terpejam tenang sejak masuk ke mobil yang siap mengantarnya ke sekolah pagi itu. Pak Ilham, supir yang khusus mengantar dan menjemputnya dari atau akan ke mana itu sampai tidak berani membangunkan nona majikannya sebab dia takut mengganggu. Hingga akhirnya pukul tujuh kurang lima belas, akhirnya Pak Ilham berdehem dan memanggil nama nona majikannya tersebut. “Hmm, Non, udah sampai depan sekolah, Non,” ujar Pak Ilham sambil mengecek dari spion. Perlahan mata indah Amanda terbuka. Namun tatapannya sendu dan seperti tak bersemangat. Pak Ilham memergoki hal itu kemudian tak bisa menahan diri untuk bertanya. Sama seperti Mbok Dar, Pak Ilham juga merupakan pegawai terlama yang sudah mengabdi pada Keluarga Gilbert sebelum Amanda lahir. Sembilan puluh lima persen apapun yang terj

