Mendengar namanya atau mengeja namanya saja bisa seketika menimbulkan rasa bahagia dan hangat yang tak dapat dijabarkan. Setiap kata atau kalimat haru yang mungkin bisa disampaikan pun seakan tertahan di ujung lidahnya. “Terus, dia ada di mana, Nda? Dia baik-baik aja, kan?! Kenapa dia masih belum nongol di depan gue? Apa dia sengaja ngehindarin gue? Katanya dia mau ceritain semuanya ke gue. Tapi kok dia malah ngilang. Itu kenapa, Nda? Lo udah tanyain ke dia?” Amanda membeku tatkala mendapat berondongan pertanyaan dari Flo tersebut. Sedangkan seraut wajah di depannya tampak tidak sabar lagi dengan jawaban dari setiap pertanyaan yang telah diajukannya tadi. “Hmm…” Amanda berdehem sambil memandang putus asa sahabatnya ini. “Sebenarnya gue nggak begitu ngarep lo bakal bereaksi dengan kal

