18. they screwed!

2166 Kata

"Ngomongnya pengen keeping up with millenials, masa packaging-nya kayak bedak jaman majapahit gini?! Jaduuuuul beud, anjirlah!" Mendengarnya, Janya menoleh ke kubikel yang ditempati oleh Tim Satu divisi Sales and Marketing Feliang Cosmetic. Di sana, duduk di atas meja, seorang perempuan berkuncir dua yang memakai terusan batik ... kalau nggak salah sih dia yang Janya kenal dengan nama Kak Sri. Ya ... kenal-kenal nama doang sih, secara to be honest, Janya juga bukan tipikal orang yang gampang mingle—bisa jadi berkat inilah dia jadi susah dipromosikan? Meski, mengingat kantornya adalah Feliang maka, lebih masuk akal karena dia nggak ada kecipratan darah Projobumi sih, huhu. "Mbak Lova, ini beneran udah masuk ke ijin BPOM, ya?" Kali ini cewek bertubuh kurus, berkaca mata, dengan surai yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN