19. a fraud hero.

1139 Kata

Kamga tahu, Sana mungkin bakal mencincangnya macam bahan bakso setelah ini. Oke. Berdasarkan rencana yang gadis itu buat sendiri dengan seengak-enak udelnya maka, Kamga harusnya udah jalan untuk menemui Gerhana di Salero Jumbo. Ogh! Jangankan Salero Jumbo deh, nafsu makan Kamga saja udah langsung habis nggak tahu ke mana saat dia menerima satu pesan yang dikirimkan Annelise menjelang jam makan siang tadi. Of course bukan pesan sayang yang bikin melayang. Kamga bahkan nggak yakin jika dia membaca kalimat-kalimatnya dengan benar. Namun, satu yang dia paham benar bahwa Annelise sedang merasa nggak nyaman. Sesuatu yang entah mengapa sontak memacu hingga pucuk kadar kekhawatiran Kamga. Oh, ayolah! Ini bicara soal Annelise lho ya. Perempuan yang kendati tiap hari dicaci, tapi terus berdiri ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN